Susah untuk Tidur Cepat? Gunakan 7 Cara Ini

December 21, 2018 - Category: Bonnels Parenting Tips

Jam pada dinding sudah memerintahkan untuk memejamkan mata karena sudah lewat tengah malam dan tubuh merasa lelah namun rasa kantuk tak juga datang. Sedangkan esok hari kembali menguras tenaga untuk bekerja. Hal seperti ini yang membuat frustasi. Lalu timbul pertanyaan mengapa dan bagaimana bisa terjadi?

Untuk menjaga fungsi organ tubuh bekerja dengan baik tentu kualitas tidur berperan penting. “Kualitas tidur yang buruk dan kuantitas tidur yang kurang tentu akan mempengaruhi setiap organ tubuh kita,” ucap William Winter, penasihan kesehatan untuk laman Men’s Health.
Winter juga menerangkan sistem pembuangan limbah di otak akan terganggu akibat kualitas tidur yang buruk. Inilah yang akan meningkatkan risiko Alzheimer, menurunkan kemampuan berpikir, memahami emosi orang lain, dan beresiko gangguan psikologi.

Kualitas tidur yang buruk tidak hanya berpengaruh terhadap kinerja otak namun juga semua organ tubuh lainnya. Beberapa studi jangka panjang menyimpulkan bahwa kurang tidur juga meningkatkan risiko hipertensi, kegemukan, dan diabetes.

Berikut adalah beberapa cara untuk anda dapat tidur cepat yang bisa anda coba:

1. Meditasi
Meditasi bisa membantu anda untuk mendapatkan kualitas tidur yang baik dan ini sudah diakui banyak orang sangat membantu. Sebuah riset tahun 2015 di JAMA menemukan bahwa meditasi penuh membantu memperbaiki kualitas tidur pada orang. Terkadang otak manusia membutuhkan sedikit bantuan dan bimbingan untuk tertidur.

2. Makan makanan yang manis
Riset baru dari Jepang menemukan bahwa manfaat yang terdapat di dalam tebu dapat mengurangi stres dan memicu kantuk. Peneliti mengatakan yang menghambat tidur adalah stress. Riset tidur yang dilakukan pada hewan pengerat ini menemukan bahwa yang terdapat dalam tebu tersebut bernama octacosanol. Suplemen octacosanol telah terbukti aman pada manusia. Orang yang menderita insomnia akibat stress, otacosanol dapat digunakan sebagai terapi yang efektif. Senyawa ini juga ditemukan pada makanan lain, termasuk kulit padi, biji gandum dan lilin lebah.

3. Nyalakan pendingin ruangan
Pernah anda merasakan ketika suhu sebuah ruangan yang dingin membuat anda terkantuk? Tubuh anda akan gelisah serta berkeringat bila tidur dengan suhu yang hangat dan hal tersebut akan mengganggu tidur anda sehingga anda sulit tidur kembali. Riset menemukan bahwa tidur dengan suhu dingin dapat membuat tidur Anda lebih nyenyak. Hal ini akan membantu penurunan suhu inti didalam tubuh sehingga akan membantu anda tertidur.

4. Minum susu hangat
Pernah anda berasakan ketika anda meminum sebuah air yang hangat lalu anda merasa tenang? Susu hangat sebelum tidur merupakan resep yang dipercaya turun temurun untuk membuat tidur lebih nyenyak. “Susu mengandung protein α-laktalbumin. Protein ini mengandung triptofan asam amino dalam jumlah tinggi, yang menghasilkan melatonin, hormon yang menginduksi tidur” kata Winter. Jika anda memiliki masalah insomnia makanan yang mengandung triptofan termasuk putih telur dan biji labu sebaiknya sering anda konsumsi. “Kalsium susu juga memberi manfaat penyerapan triptofan ke otak,” tambahnya.

5. Mulai belajar untuk beristirahat
National Sleep Foundation mengatakan bahwa untuk mengurangi stress, memperbaiki mood, dan meningkatkan kewaspadaan, kejernihan mental, kreativitas, dan motivasi anda butuh istirahat. Namun, manfaat yang nyata dari tidur nyenyak tetap tidak sebanding dengan beristirahat sambil berbaring.
“Manfaat beristirahat dan tidur dalam beberapa kasus tidak dapat dibedakan,” kata Winter. Riset tahun 2008 yang didanai oleh National Institute of Mental Health mengenai efek berbaring di tempat tidur dengan mata tertutup, menemukan bahwa ketika beristirahat, beberapa neuron otak Anda dimatikan. Hal ini sama dengan apa yang terjadi dalam tidur ketika neuron menghentikan aktivitas.
Untuk memulihkan pikiran dan tubuh, tidur adalah pilihan terbaik. Tidur nyenyak dapat bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan memori, dan regulasi hormon. Manfaat tersebut bisa Anda dapatkan meskipun hanya dengan tidur siang.

6. Berhenti menggunakan sleep tracker
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Sleep Medicine, mereka yang menggunakan sleep tracker justru membuat tekanan untuk mencapai jumlah tidur yang cukup dan meningkatnya kecemasan yang disebabkan oleh diri sendiri. Bukannya santai di tempat tidur dan membiarkan kantuk datang, kita malah akan sering melihat sleep tracker saat tidak bisa tertidur hingga tak sadar waktu akan menjelang pagi. Para peneliti menyebut kondisi ini “orthosomnia,” kondisi dimana kita terlalu asyik untuk menyempurnakan atau memperbaiki data tidur mereka.
Sekitar 10 persen penduduk Amerika memakai penghitung kebugaran atau tidur (fitness atau sleep tracker) secara teratur, yang memungkinkan mereka mengetahui apa sebenarnya yang terjadi saat mereka merasa lelah. Itu bukan kebiasaan yang baik.

7. Berada di tempat tidur saat siap untuk tidur
Jika Anda pernah menemukan diri Anda berbaring di ranjang namun tidak bisa tertidur, Anda telah mengalami suatu kondisi yang menurut para ahli disebut dengan “kondisi bergairah”. Melakukan berbagai kegiatan di tempat tidur, seperti mengecek media sosial atau mengirim pesan, akan melatih otak untuk membuat kita tetap terjaga di tempat tidur. Jadi, buatlah tempat kamar Anda benar-benar menjadi tempat untuk tidur.