Tips Merawat Kulit Bayi yang Baru Lahir

November 14, 2018 - Category: Bonnels Parenting Tips

Ketika Anda membayangkan bayi yang baru saja lahir maka mereka terlihat sangat lemah. Bahkan kulit bayi terlihat tipis dan rapuh sehingga Anda harus menyentuhnya dengan hati-hati. Kulit bayi yang baru lahir bisa dibilang masih sensitif dan rentan mengalami iritasi. Oleh karena itu, melakukan perawatan kulit bayi yang baik dan benar begitu penting untuk Anda lakukan di masa-masa seperti ini.

Sistem kekebalan tubuh bayi juga masih rentan sehingga Anda sebagai orang tua harus bekerja cukup ekstra untuk menjaga keseimbangan sistem imun si kecil. Anda juga harus menggunakan bahan-bahan alami, karena bayi sangat sensitif dimana tidak boleh menggunakan obat-obatan. Anda bisa menggunakan Essential Oil yang terbuat dari bahan alami lemon dan minyak cengkeh dari Bonnels untuk menjaga kekebalan tubuh si kecil dan meningkatkan daya tahan tubuhnya.

Lalu kondisi kulitnya juga saat ini masih sangat halus dan lembut. Begitu pun dengan sistem kekebalannya yang masih lemah. Hal ini membuat kulitnya tidak bisa sembarang bersentuhan dengan bahan kimia, produk perawatan kulit bayi, wewangian, pewarna pakaian, deterjen, dan bahkan air untuk mandi. Kulitnya mengering, lecet, muncul ruam, atau iritasi bisa saja terjadi jika Anda tidak hati-hati saat mengaplikasikan senyawa kimia tersebut ke kulit si kecil.

Cara merawat kulit bayi tidaklah sulit. Menjaga serta merawat kesehatan kulit si kecil sangat penting dan sangat wajib dilakukan oleh setiap orang tua, agar si kecil tidak mudah terkena iritasi kulit, seperti biang keringat misalnya. Kulit bayi juga sangat rentan dan sangat sensitif terhadap berbagai hal, misalnya paparan sinar matahari, polusi udara, dan hal-hal lainnya yang membuat kulit bayi menjadi bermasalah. Kulit juga berfungsi sebagai pertahanan tubuh, maka harus dijaga dengan baik dan benar agar kulit si kecil tetap halus, lembut dan juga sehat. Untuk merawat kulit bayi agar sehat, Anda bisa melakukan cara berikut ini:

Tips Merawat Kulit Bayi dengan Menjaga kelembapan kulit Bayi

Tips merawat kulit bayi yang pertama yaitu kulit bayi sangat rentan kering, oleh karena itu Anda harus tetap merawat kulit bayi agar kondisinya tetap lembap. Disarankan untuk mengoleskan pelembap bebas wewangian setelah mandi guna menghindari kulitnya menjadi kering. Produk pelembap jenis krim lebih disarankan ketimbang lotion. Pelembap jenis lotion bisa lebih mungkin mengiritasi kulit Si Kecil.

  • Jangan terlalu sering memandikannya

Pada masa-masa ini, tubuh si kecil bisa dibilang tidak terlalu kotor sehingga Anda tidak perlu terlalu sering memandikannya. Terlalu sering bersentuhan dengan air, lebih dari tiga kali dalam seminggu, bisa mengikis kadar minyak alami pada tubuhnya. Padahal, minyak tersebut bisa menjaga kulitnya dari kekeringan.

Selama berusia sebulan atau lebih, Anda sebenarnya bisa membersihkan tubuhnya dengan hanya mengelapnya dengan handuk basah sebanyak 2-3 kali dalam seminggu. Khusus area mulut dan kelamin, bunda bisa membersihkannya dengan sedikit air atau ditambah sabun. Disarankan untuk menjauhkan kulit bayi dari sabun batangan dan mandi busa. Pilih sabun cair yang mild untuk menjaga kelembapan kulitnya. Sabun cair ini juga tidak pedih di mata.

  • Gunakan sabun pH yang seimbang

Tips merawat kulit bayi selanjutnya dengan mengunakan sabun pH yang seimbang 4,5 sampai dengan 5, pH ini sangat cocok untuk kulit si kecil. Dengan menggunakan pH yang ringan ini akan bisa menjaga tekstur kulit bayi. Anda bisa menggunakan, Cussons Baby Soft and Smooth yang menjaga kelembaban kulit bayi Anda, mengandung Almond Milk untuk melembabkan kulit, serta Rose Oil dengan keharuman yang memberikan kenyamanan untuk bayi Anda. Gosok secara perlahan ketubuh si kecil secara menyeluruh. Bersihkan sela-sela kulit bayi dengan hati-hati.

  • Lindungi dari sengatan matahari langsung

Bayi berusia di bawah 6 bulan disarankan untuk tidak terkena sinar matahari secara langsung, khususnya pada pukul 10 pagi hingga 4 sore. Jika dengan terpaksa bunda harus membawanya terpapar matahari, bunda bisa mengoleskan tabir surya khusus bayi ke kulitnya yang tidak terbalut pakaian. Pilih tabir surya SPF 15 yang mengandung titanium dioxide atau zinc oxide. Oleskan tiap dua jam atau tiap kali dia mulai berkeringat.

  • Berikan bedak khusus bagi bayi

Pastikan bedak tidak mengandung bahan parabean. Anda bisa menggunakan Soft & Smooth Baby Powder, mengandung bahan alami seperti Almond Milk yang menutrisi dan melembabkan kulit. Serta kandungan Rose Oil dengan keharuman dan memberikan rasa nyaman pada kulit bayi. Jangan berikan bedak pada bagian-bagian leher, ketiak, pangkal paha dan kelamin. Dikarenakan, ketika bayi berkeringat, bedak akan bercampur dengan keringat dan menjadikannya biang keringat atau iritasi pada kulit bayi yang menimbulkan kemerahan pada bayi.

  • Cegah ruam popok

Tips merawat kulit bayi selanjutnya dengan mencegah terjadinya ruam popok. Ruam popok sangat wajar terjadi pada si kecil yang umum mengalami kondisi ini. Tanda Si Kecil mengalami ruam popok yaitu muncul bercak kemerahan, bintik-bintik jerawat atau luka lecet pada area popok. Untuk mencegah hal itu terjadi, bunda disarankan untuk sering mengganti popoknya ketika sudah basah atau kotor karena tinja.

Sebelum memakaikan popok, pastikan kulitnya sudah benar-benar kering. Gunakan krim atau salep seperti petroleum jelly dan biarkan hingga mengering sebelum memakaikan popok, hal ini bisa mencegah kulitnya menjadi terlalu basah.

  • Pilih deterjen khusus bayi

Tips merawat kulit bayi yang terakhir yaitu memilih deterjen khusus bayi. Tidak hanya baju Si Kecil yang harus dicuci dengan deterjen jenis ini, baju seluruh anggota keluarga juga disarankan untuk memakainya juga. Menurut ahli kulit, ruam bisa saja muncul di kulit bayi ketika bersentuhan dengan baju siapapun yang bersentuhan dengannya. Cuci semuanya, termasuk selimut, sprei dan handuk dengan deterjen khusus bayi. Tapi pisahkan antara cucian baju bayi dengan baju orang dewasa. Pilih deterjen yang tidak memakai wewangian dan pewarna.

Demikianlah tips merawat kulit bayi yang baru lahir, sebenarnya banyak macam-macam jenis kulit pada bayi, orang tua harus lebih pintar merawat si kecil dan memilih macam-macam jenis cream yang baik untuk kulit bayi yang mudah sensitif. Merawat kulit bayi baru lahir dibutuhkan ketelatenan, karena kulitnya yang masih sensitif.