Tips Merawat Bayi untuk Pasangan Baru

October 30, 2018 - Category: Bonnels Parenting Tips

Biasanya, orang tua baru pasti sudah mempersiapkan berbagai macam kebutuhan si kecil dari mulai sejak anak belum lahir. Mulai dari kebutuhan berupa pakaian, peralatan untuk merawat si kecil, sampai kebutuhan yang kira-kira akan dibutuhkan nantinya.

Setelah mempersiapkan kebutuhan bayi, tentu diperlukan juga peran orang tua yang harus terus mengawasinya. Untuk pasangan yang baru saja mempunyai anak, tentu akan membutuhkan penyesuaian karena sekarang mereka berstatus sebagai orang tua.

Buat Anda dan pasangan yang baru saja dikaruniai buah hati, kehadirannya bukan saja menguras banyak tenaga dan emosi, tetapi juga dapat menimbulkan kekhawatiran bagi sebagian orang tua baru. Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, masih banyak orang tua yang bingung, bagaimana merawat bayi yang baru lahir.

Cara merawat bayi baru lahir harus dilakukan dengan baik dan benar. Hal tersebut sangat penting karena akan membuat si kecil merasa nyaman dan aman dalam tumbuh kembangnya. Oleh karena itu, ketika Anda menjadi orang tua, terlebih hal tersebut adalah hal pertama untuk Anda, maka cara merawat bayi baru lahir harus diketahui secara detail dan mendalam. Anda dapat menyimak berbagai informasi mengenai cara merawat bayi baru lahir berikut ini agar Anda tidak sampai melakukan kesalahan ketika mencoba merawat bayi Anda sendiri.

 

Tips Merawat Bayi yang harus diperhatikan

 

 

  • Memandikan bayi

Tips merawat bayi pertama yaitu jangan mandikan Si Kecil sebelum tali pusat copot dan area pusar mengering. Cukup seka dengan waslap. Setelah tali pusat copot, mandikan bayi dengan sampo dan sabun yang didesain khusus untuk kondisi kulitnya. Benda-benda pendukung lain yang wajib dimiliki untuk memandikan bayi baru lahir adalah handuk lembut dan bak mandi bayi. Jika khawatir produk yang digunakan bisa menimbulkan iritasi, konsultasilah dengan dokter.

  • Pastikan bayi selalu hangat

Selalu pastikan bahwa tubuh si kecil selalu dalam kedaan hangat. Banyak cara yang dapat Anda tempuh, mulai dari membalurkan minyak telon hingga mengenakan topi, sarung tangan & kaki, serta bedong. Itu karena pusat pengaturan suhu tubuh pada bayi belum berfungsi dengan sempurna dan juga tubuh bayi terlalu kecil untuk memproduksi dan menyimpan panas.

  • Jaga kebersihan dan keamanan bayi

Jagalah kebersihan tangan saat hendak memegang atau menggendong bayi yang baru lahir. Cuci tangan terlebih dahulu sebelum menyentuh Si Kecil agar dia terhindar dari serangan kuman dan virus. Berhati-hatilah saat menggendong bayi yang baru lahir, terutama cara Anda memegang bagian kepala dan leher bayi. Jangan pernah menguncang-guncang bayi saat membangunkan atau menenangkannya, karena dapat menyebabkan pendarahan di otak. Batasi juga cara kita bermain bersama bayi. Jangan lakukan lempar tangkap atau menggoyang-goyangkan bayi di lutut Anda, karena hal itu berbahaya.

  • Cuci tangan sebelum menyentuh bayi

Seperti yang telah Anda ketahui, sistem imunitas pada tubuh bayi yang baru lahir belumlah terbentuk secara sempurna. Karenanya, jangan heran jika kemudian mereka sangat mudah terkena penyakit akibat infeksi virus, bakteri, atau jamur dari lingkungan sekitar. Nah, agar bayi tidak mudah sakit, biasakanlah untuk selalu mencuci tangan sebelum melakukan kontak langsung dengan bayi. Bukan sekedar mencuci tangan; gunakanlah sabun antiseptik agar virus dan bakteri pada tangan Anda hilang.

  • Memberi susu

Umumnya, bayi perlu diberi susu 8-15 kali dalam sehari. Ini karena kapasitas perut bayi masih sangat kecil. Susui Si Kecil sesering mungkin, tanpa harus menunggunya menangis atau berteriak terlebih dahulu. Saat menangis, bayi lebih sulit menelan susu sebab lidahnya tidak berada dalam posisi yang tepat untuk meneguk cairan. Mungkin pada awalnya menyusui bayi akan terasa sulit dilakukan. Tapi seiring dengan waktu, bayi dan Anda akan makin menguasai proses ini.

  • Mengganti popok

Tips merawat bayi selanjutnya perawatan bayi yang dianggap susah yaitu memasang popok. Anda mungkin akan mengganti popok hingga 10 kali dalam sehari. Hal ini tergantung dari asupan yang diterima bayi. Umumnya, bayi yang diberi susu formula sejak lahir akan lebih sering pipis dan buang air besar dibandingkan bayi yang diberi ASI. Sementara itu, bayi pertama kali buang air besar setelah sehari atau dua hari kelahirannya. Adapun kotoran bayi baru lahir yang baik berupa mekonium berwarna hitam. Mekonium sendiri terdiri dari lendir, cairan ketuban, dan segala sesuatu yang ditelan bayi saat berada di dalam janin.

 

Anjuran Penting bagi Orang Tua

 

 

  • Tahu kapan meminta bantuan

Ingat, masa kecil buah hati Anda tidak akan terulang dua kali. Oleh karena itu, nikmatilah masa-masa ‘merepotkan’ tersebut. Meski begitu, Anda harus tetap mengetahui batasan diri sendiri. Jika memang tekanan yang Anda rasakan sudah sangat berat, mintalah bantuan dari ahlinya. Anda bisa meminta bantuan kepada orang tua atau kepada dokter untuk mendapatkan tips merawat bayi.

  • Jangan Takut

Tips merawat bayi untuk yang baru pertama kali memiliki anak, tentu akan ada rasa khawatir ketika melihat sang buah hati, ada rasa khawatir tidak mampu untuk merawatnya dengan baik. Jangan terlalu khawatir, kalau bisa bicarakan hal yang membuat kamu cemas kepada pasangan agar nantinya bisa diatasi bersama. Jadi, jangan pernah takut dan tidak percaya diri karena sekarang kamu punya rutinitas baru untuk si kecil. Mungkin awalnya memang akan kaku dan belum biasa, tapi lama-lama pasti akan menjadi terbiasa dan terasa lebih mudah.

  • Menjaga Kebersihan

Tips merawat bayi selanjutnya menjaga kebersihan saat Anda merawat bayi merupakan hal sangat penting dan wajib untuk dilakukan. Kamu perlu memerhatikan kebersihan tangan saat memegang dan menggendong bayi yang baru lahir. Hal ini bertujuan untuk mengurangi risiko kuman atau bakteri yang bisa berpengaruh buruk. Kontak antara bayi dengan orang lain juga harus jadi perhatian.

  • Menjaga Sistem Imun Tubuh Bayi

Sistem kekebalan tubuh bayi masih rentan sehingga Anda sebagai orang tua harus bekerja cukup ekstra untuk menjaga keseimbangan sistem imun si kecil. Anda juga harus menggunakan bahan-bahan alami, karena bayi sangat sensitif dimana tidak boleh menggunakan obat-obatan. Anda bisa menggunakan Essential Oil yang terbuat dari bahan alami lemon dan minyak cengkeh dari Bonnels untuk menjaga kekebalan tubuh si kecil dan meningkatkan daya tahan tubuhnya.

 

 

  • Menjaga kondisi Fisik

Meski merawat bayi baru lahir sering dikaitkan dengan kurang tidur, hindarilah mengonsumsi kafein. Tetaplah konsumsi makanan sehat, cukupi kebutuhan cairan harian, dan pastikan selalu menghirup udara segar. Agar kondisi tetap bugar, tidurlah berbarengan dengan waktu tidur buah hati Anda. Meminta tolong pasangan untuk menggantikan posisi Anda saat malam hari juga bisa dilakukan.

  • Perhatikan Keamanan Bayi

Selain kebersihan, keamanan si kecil juga menjadi hal yang sangat penting. Baik itu keamanan saat kita menggendongnya ataupun berinteraksi dengannya. Kita harus benar-benar memerhatikan dengan baik untuk mencegah dari hal yang tidak diinginkan. Misalnya saja saat menggendong bayi yang baru saja lahir, kamu harus memastikan bahwa bagian kepala dan leher bayi terpegang dan lakukan dengan posisi yang benar. Jangan sampai bayi terguncang tubuhnya, hal ini untuk mengantisipasi agar tidak terjadi gangguan pada kepala dan anggota tubuh lainnya.

  • Jangan mengurung diri

Saat merawat bayi baru lahir, jangan ragu untuk keluar rumah. Bayi yang rewel saat di dalam rumah, mungkin akan ceria saat diajak keluar rumah untuk sekadar berjalan-jalan menghirup udara segar. Memiliki bayi juga bukan berarti membatasi hubungan dengan teman-teman dan keluarga Anda. Sesekali, biarkan mereka ikut membantu mengasuh bayi Anda. Jangan menolak saat mereka hendak menggendong bayi atau membantu menjaga Si Kecil. Bantuan ini bisa menghemat tenaga Anda.

  • Tunda dahulu pekerjaan lain

Jangan terlalu memaksakan diri untuk melakukan hal-hal yang biasa dilakukan sebelum kelahiran buah hati Anda. Membersihkan rumah dan mencuci pakaian bisa ditunda dahulu, agar tidak terlalu lelah saat merawat bayi baru lahir. Anda juga bisa menghemat energi dengan mengurangi kegiatan yang biasanya membutuhkan waktu lama, seperti memasak. Jika sebelum ada si Kecil Anda terbiasa menyiapkan makan malam yang sempurna, maka kini cukup menyajikan makanan yang mudah diolah. Tentu saja, bukan berarti Anda mengesampingkan nilai gizi di dalamnya.

Itu tadi beberapa hal yang bisa kamu perhatikan saat baru saja memiliki bayi. Jangan grogi apalagi takut, kalau memang belum bisa, kamu bisa meminta bantuan orang tua terlebih dahulu. Dengan memerhatikan hal-hal di atas, proses merawat bayi baru lahir bisa menjadi lebih menyenangkan. Selamat mencoba!