Mengatasi Bayi Rewel Karena Tumbuh Gigi

November 14, 2018 - Category: Bonnels Parenting Tips

Sejak janin masih berada di dalam kandungan, gigi si kecil sudah berproses untuk berkembang, diawali dengan tunas gigi. Tetapi gigi ini baru benar-benar tumbuh biasanya ketika bayi telah lahir dan berusia 4-7 bulan. Ada bayi yang giginya tumbuh lebih cepat, mungkin dimulai di usia tiga bulan. Sementara bayi yang giginya tumbuh lebih lama mungkin harus menunggu sampai dia berusia setahun atau lebih.

Pertama kalinya bayi tumbuh gigi adalah momen berharga yang ditunggu-tunggu orang tua. Namun proses ini juga dapat menjadi masa yang meresahkan karena sebagian bayi akan menjadi lebih rewel dari biasanya akibat merasakan gusi gatal dan sakit. Umumnya, gigi tumbuh secara berurutan diawali dengan dua gigi tengah pada rahang bawah, lalu dua gigi tengah pada rahang atas, lalu satu per satu gigi tumbuh di bagian sisi dan belakang mulut.

Gigi yang terakhir muncul adalah gigi geraham kedua yang terletak di bagian belakang mulut pada rahang atas dan bawah. Gigi geraham ini biasanya mulai tumbuh saat anak berusia tiga tahun. Setelah itu, anak memiliki satu rangkaian gigi lengkap yang terdiri dari 20 gigi bayi.

Selain rewel, saat si kecil tumbuh gigi juga membuat si kecil senang memasukkan dan mengigit benda yang ia pegang, air liurnya juga lebih banyak dari biasanya. Untuk mengurangi efek dari tumbuh gigi pada si kecil, berikut cara mengatasi bayi rewel karena tumbuh gigi.

1. Mengatasi Bayi Rewel karena Tumbuh Gigi dengan Camilan sehat

Mengatasi bayi rewel karena tumbuh gigi yang pertama yaitu membuat si kecil suka memasukkan benda ke mulutnya. Nah, siasat Anda adalah dengan memberikan cemilan sehat. Potongan wortel atau apel dapat menjadi pilihan yang tepat untuk digenggam dan digigit si kecil. Namun hindari memberikan makanan yang mengandung gula, seperti permen atau cokelat, untuk menghindari kerusakan gigi. Selain itu, selalu dampingi bayi saat mengonsumsi makanan untuk mengurangi risiko tersedak.

2. Beri mainan teething

Teething atau teether adalah mainan yang bisa dimasukkan ke mulut dan digenggam oleh si kecil. Teether bisa didinginkan lebih dahulu di kulkas untuk meredakan rasa gatal pada gigi yang baru tumbuh. Namun, jangan simpan teether di freezer karena bahaya untuk gusi si kecil. Belilah teether yang berlabel aman dan selalu bersihkan dengan kain flanel. Jangan lupa juga untuk mencuci teether setiap hari. Pastikan membeli teether dengan label yang menjamin bahwa benda tersebut terbuat dari bahan yang tidak berbahaya bagi si kecil.

3. Pijat gusi bayi

Memijat gusi bayi yang sakit merupakan cara kuno yang bisa membantu meringankan rasa sakit gigi. Sebelumnya, Anda perlu mencuci tangan terlebih dahulu hingga bersih, lalu pijat gusi si keci dengan perlahan dan sedikit kuat. Tekanan dari jari Aunda bisa menyeimbangkan tekanan dari bawah gusi bayi tempat gigi berada.

4. Berikan minuman dingin

Agar lebih menyenangkan untuk si kecil, berikan dia sesuatu yang dingin dan enak untuk dikunyah. Dinginkan makanan seperti yoghurt, finger food seperti wortel atau pisang bila bayi Anda sudah bisa mengonsumsi makanan padat atau berikan air dingin dari gelas secara perlahan-lahan jika bayi sudah berusia 6 bulan. Selain makanan, mainan gigitan bayi juga bisa didinginkan dahulu di lemari es. Tapi tolong dibedakan, Anda, bahwa yang dimaksud dingin bukan berarti beku karena makanan beku justru dapat menyakiti gusi bayi.

5. Tetap susui bayi

Mengatasi bayi rewel karena tumbuh gigi selanjutnya yaitu ketika tumbuh gigi, setiap bayi bisa memiliki selera yang berbeda-beda dalam hal menyusu. Ada yang ingin menyusu lebih sering dan ada juga yang mogok menyusu karena ketika mengisap puting, rasa sakit giginya memburuk atau makin sakit. Dan banyak juga bayi yang menjadikan puting Bundanya untuk mainan gigitan. Yang terpenting adalah tetap berikan mereka ASI Anda, karena tumbuh gigi bukan berarti berakhirnya ASI. Bila bayi Anda adalah tipe yang suka menggigit-gigit puting, coba pijat dahulu gusinya sebelum memulai dan mengakhiri sesi menyusui.

Pemberian ASI Eksklusif sangat membantu untuk meningkatkan daya tahan si kecil karena mengandung zat-zat yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh, dan mencegah bayi terkena penyakit seperti, infeksi telinga, diare, alergi, pneumonia, infeksi di saluran urin dan yang paling berbahaya sudden infant death syndrome atau sindrom kematian bayi yang mendadak. Karena bayi terutama yang baru lahir memiliki sistem kekebalan tubuh yang masih belum terbentuk dengan baik dan sempurna. Anda bisa menggunakan Essential Oil dari Bonnels yang mampu meningkatkan sistem imun tubuh.

 

6. Konsultasikan ke dokter

Jika nyeri pada gigi si kecil tak kunjung reda, maka bisa konsultasikan ke dokter. Biasanya dokter akan memberikan parasetamol atau ibuprofen dalam jumlah kecil. Pastikan memberikannya sesuai dosis yang dianjurkan dokter. Namun, ingat bahwa obat dapat mengiritasi lambung. Ini bisa menjadi masalah tambahan bila sebelumnya bayimu susah makan seperti yang umum terjadi pada bayi yang sedang tumbuh gigi. Hindari menggunakan obat-obatan tanpa seizin dokter.

Sebagian peneliti menduga ketika bayi tumbuh gigi disertai demam dan diare, mungkin itu disebabkan oleh virus dan kuman yang terdapat pada benda-benda yang dimasukkan bayi ke dalam mulutnya. Apabila bayi Anda demam saat tumbuh gigi, apalagi jika diiringi gejala lain seperti muntah dan lemas, segera periksakan ke dokter agar dapat diketahui penyebabnya dan diatasi.