10 Cara Mendidik Anak di Usia Emas

October 30, 2018 - Category: Bonnels Parenting Tips

Anak-anak adalah masa yang paling mengasyikan dan penuh dengan petualangan. Masa dimana paling dekat dengan keluarga dan juga masa untuk mempelajari banyak hal. Di usia ini juga anak seringkali mengalami penurunan sistem imun tubuh, maka dari itu Anda sebagai orang tua harus bisa memilih sistem imun yang baik dan alami untuk anak, seperti Immune Booster Essential Oil dari Bonnels.

Immune Booster Essential Oil Bonnels terbuat dari aroma lemon dan minyak cengkeh yang baik untuk si kecil, yang mampu meningkatkan daya tahan tubuhnya dan menjaga kekebalan tubuh dan yang pasti alami.

Sebagai orang tua tentu harus dapat memberikan bimbingan serta arahan yang tepat agar si kecil menjadi manusia yang baik dan berakhlak mulia sebagaimana yang kita inginkan kelak saat mereka telah dewasa. Usia 0 tahun merupakan masa-masa yang kritis bagi perkembangan otak sang anak. Pada tahap inilah anak mengalami masa-masa keemasan dimana perkembangan otaknya terjadi dengan cepat dan pesat.

Pada masa ini bahkan otak anak memiliki kemampuan untuk menyerap pengalaman-pengalaman baru lebih cepat dari anak yang berusia 3 tahun. Oleh sebabnya, Anda jangan sampai salah dalam mendidik maupun memberikan contoh-contoh bagi putra-putri Anda.

Para orang tua hendaknya memahami dengan baik mengenai usia emas anak dan paham terhadap pendidikan yang harus diberikan kepada anak pada usia tersebut. Usia emas atau yang biasa yang disebut dengan Golden Age merupakan masa-masa yang paling penting untuk dan anak dan masa tersebut tidak mungkin untuk diulang lagi.

Beberapa pakar menyebutkan bahwa usia emas anak berkisar usia 0 hingga 6 tahun. Saat anak di usia emas mereka, segala hal yang mereka amati, mereka lihat dan mereka lakukan semua mengikuti orang tua dan orang-orang di sekitarnya. Usia emas ini usia yang sangat menentukan karakter, etika, dan kepribadian si anak di masa mendatang. Terkadang banyak orangtua yang mengabaikan usia emas ini karena kurangnya informasi.

Untuk mewujudkan masa keemasan anak secara maksimal maka peran yang harus dilakukan orang tua adalah dengan memberikan pendidikan dan stimulasi secara maksimal pula. Oleh sebab itu para orang tua harus memahami dan memiliki kemampuan yang baik dalam mendidik anak dan tentunya orang tua juga membutuhkan media mainan sebagai alat bantu ataupun media lainnya yang digunakan sebagai sarana stimulasi untuk anak.

Cara mendidik anak yang baik memiliki banyak metode, seberapa besar tingkat kesuksesan dari metode yang diterapkan tentu tergantung dari seberapa efektif masing-masing orang tua dalam memberikan kontribusi kepada anak-anaknya. Agar Anda tidak bingung dalam memberikan arahan untuk anak, berikut ini adalah beberapa cara mendidik anak yang baik, benar dan bijak yang bisa Anda coba.

 

  • Hindari menggunakan kata “Jangan”

Cara mendidik anak yang pertama yaitu salah satu kesalahan yang kerap dilakukan oleh orang tua. Di saat anak tengah bereksperimen yang mungkin sedikit membahayakan, orang tua umumnya berkata “jangan” kepada anaknya. Sesungguhnya kata ini apabila terlalu sering diucapkan oleh orang tua kepada anaknya justru dapat berakibat negatif yang menyebabkan sang anak tidak berkembang kreatifitasnya. Untuk mengganti kata “jangan”, Anda sebaiknya menggunakan kata lain yang bermakna lebih positif.

  • Ajarkan keterbukaan

Disaat Anda memiliki waktu luang bersama dengan sang buah hati. Ajaklah berbincang dan cobalah untuk mencari tahu mengenai kesehariannya. Apa saja yang ia lakukan, apa yang membuat ia senang, apa yang membuatnya sedih atau bahkan yang membuatnya bersemangat. Dengan terbukanya sang anak, Anda juga bisa mencari mencari celah untuk dapat mengetahui sifat si kecil sekaligus menjadi inspirasi bagi orang tua. Orang tua yang baik dan bijak adalah orang tua yang dapat mengambil pengalaman dan pelajaran dari siapa pun termasuk dari anaknya sendiri.

  • Jadilah pendengar yang baik dan berikan dukungan

Mungkin anak Anda pernah merasakan di olok-olok oleh teman sebayanya. Sebagai orang tua yang baik, cobalah untuk melakukan pendekatan agar si kecil mau bercerita. Di saat seperti itu Anda dituntut untuk menjadi pendengar yang baik dan mampu mendengarkan semua keluh dan kesah si kecil. Ini adalah kunci sukses dalam membangun rasa percaya diri si kecil.

  • Berikan rasa nyaman

Cara mendidik anak selanjutnya yaitu tumbuhkanlah rasa nyaman saat anak sedang bersama dengan Anda. Ajaklah untuk berdiskusi kecil di sela-sela kebersamaan Anda. Agar anak merasa nyaman, sebaiknya jangan menjadi yang merasa paling tahu segalanya sehingga membuat Anda terkesan mendominasi pembicaraan. Jadikan ia seperti seorang teman yang juga perlu untuk Anda dengarkan dengan baik dan penuh rasa simpati.

 

 

  • Jadilah panutan dan idola untuk anak Anda

Pada umumnya setiap anak memiliki idola “superhero” di dunia imajinasinya. Namun di dunia yang sesungguhnya, ia juga pasti ingin memilikinya. Anda sebagai orang tua sebisa mungkin mencoba untuk menjadi apa yang diinginkan sang anak dan selalu bisa diandalkan. Salah satunya adalah dengan melakukan apa pun yang menurut Anda terbaik untuk bisa diberikan kepada putra-putri Anda.

  • Tumbuhkan sikap menghormati & rasa tanggung jawab

Ajarkan si kecil untuk selalu menghormati siapapun orangnya, baik orang yang lebih tua maupun teman sebayanya. Hal ini penting untuk ditumbuhkan semenjak usia dini karena di kemudian hari saat ia dewasa ia dapat berlaku hormat kepada semua orang. Dan ajarkan juga anak Anda untuk selalu memiliki rasa tanggung jawab terhadap dirinya. Misalnya jika telah tiba waktunya untuk sekolah, ia harus berangkat. Jika ia bertanya mengapa harus demikian. Berikanlah alasan yang bisa dipahami olehnya.

  • Jangan dibohongi

Sama halnya dengan ditakut-takuti, anak yang kerap dibohongi saat masih kecil akan menjadi terbiasa dengan kebohongan-kebohongan yang ditanamkan oleh orang tuanya. Saat nanti ia sudah besar, ia tentu akan menganggap berbohong adalah hal yang wajar untuk dilakukan karena semua orang termasuk orang tuanya juga melakukannya.

  • Jangan berkata keras dan mengancam

Banyak orang bilang anak itu tidak bedanya seperti kertas putih yang kosong. Baik atau tidaknya anak juga tergantung dari yang diajarkan orang tua kepadanya. Oleh sebabnya cobalah untuk sebisa mungkin menghindari perkataan yang keras, mengancam atau bahkan meneriaki sang anak. Apabila perilaku anak mungkin terkesan nakal atau bandel, cobalah untuk menahan emosi Anda dan katakan dengan lembut serta bijaksana. Sebagai orang tua, selalu bersikap lembut kepada anak adalah hal mutlak yang harus dilakukan. Sebab hanya dengan tutur kata yang lembut, seorang anak akan mendengarkan perkataan dari orang tuanya.

  • Ajarkan untuk meminta maaf

Meminta maaf atas sebuah kesalahan adalah tindakan yang mulia dan kesatria. Ajarkanlah anak Anda untuk mau meminta maaf untuk kesalahan yang mungkin si kecil lakukan terhadap teman sebayanya agar ia menyadari bahwa perbuatan yang dilakukannya adalah tindakan yang kurang terpuji.

 

 

  • Ajarkan keterbukaan

Disaat Anda memiliki waktu luang bersama dengan sang buah hati. Ajaklah berbincang dan cobalah untuk mencari tahu mengenai kesehariannya. Apa saja yang ia lakukan, apa yang membuat ia senang, apa yang membuatnya sedih atau bahkan yang membuatnya bersemangat. Dengan terbukanya si kecil, Anda juga bisa mencari mencari celah untuk dapat mengetahui sifat sang anak sekaligus menjadi inspirasi bagi orang tua. Orang tua yang baik dan bijak adalah orang tua yang dapat mengambil pengalaman dan pelajaran dari siapapun termasuk dari anaknya sendiri.

Itulah beberapa cara mendidik anak di usia emas mereka.Jadi apakah Anda sudah menerapkan cara-cara diatas untuk mendidik si kecil?